Judul : Cerita Gaib - Mistik Dan Asal Usul Buluh Perindu
link : Cerita Gaib - Mistik Dan Asal Usul Buluh Perindu
Cerita Gaib - Apa itu Buluh Perindu? apakah berbentuk "Bulu"? atau juga berbentuk "Buluh"? sudah banyak orang yang salah mengartikan apa itu "Buluh Perindu".
Menurut banyaknya cerita bahwa pemegang benda bertuah ini yang akan punya suara amat merdu saat bernyanyi, banyak pun yang mengatakan Buluh Perindu dapat digunakan untuk memperoleh cinta seseorang secara gaib.
Benda yang amat menakjubkan sudah tentu amat langka serta berharga tinggi, tapi selama ini sudah banyak orang yang salah menilai bentuk asli Buluh Perindu, ya sangat wajar saja sebab memang ada banyak jenis benda berbeda dengan sebutan "Buluh Perindu" yang ada di nusantara ini.
Kali ini kita akan membahas selesai mengenai keterangan lengkap masalah Buluh Perindu, kita mulai dari Asal Usul Buluh Perindu menurut dari sejarah yang sudha berhasil dibuktikan.
Asal Usul Buluh Perindu
Cerita ini berawal dari seekor induk burung Elang atau pun Rajawali, membuat sarang di atas pohon yang amat tinggi sekali pun di Gunung Bondang, Elang itu sedang mau bertelur, serta sudah menetas kelak, sang anak-anaknya pada berjatuhan serta pergi sebelum masanya ia menjadi dewasa dan kuat, untuk itulah sang induk burung Elang atau Rajawali yang perlu satu bentuk pegangan.
Maka mulailah dia mencari-cari, terbang berputar kesana kesinimenyusuri sungai, dengan pandangan matanya yang sangat fokus layaknya mempunyai Infra Red, kelihatanlah kemudian dari ketinggian, bentuk kecil tumbuhan layaknya cacing, kelihatan sangat jelas tetumbuhan tersebut ada di atas air sungai serta anehnya justru seolah hidup berenang melawan arus sungai yang deras.
Segera induk burung Elang atau Rajawali menungkik tajam ke bawah serta menangkapnya dengan paruhnya, akhirnya dibawa terbang serta diletakan disarangnya.
Tak lama kemudian, telur-telurnya menetes, saat anak-anaknya lapar serta perlu makanan induk burung Rajawali/Elang dengan santainya, sebab dia amat menyakini anak-anaknya yang akan terjaga dari pengaruh gaib Buluh Perindu yang ada di sarangnya itu.
Sebab Buluh Perindu tersebut, anak-anaknya pada betah serta tak nakal dan meloncat kesana kesini, amat betah berada disarangnya.
Hingga saatnya si anak burung dewasa, mulailah latihan-latihan mengarungi angkasa yang sebab semangat terbangnya, anak burung jadi lupa untuk segela pulang ke sarangnya.
Tapi induk burung Rajawali/Elang telah begitu yakin, dengan cukup memegang Bulu Perindu di sarang itu, kemudian dia membaca mantera berupa siulan serta jeritan tajam, maka dipastikan semua anak-anaknya yang pergi jauh, semuanya terpanggil serta tak ada yang bisa melawan, semuanya pulang kembali ke sarangnya.
Buluh Perindu Dan Dunia Mistik
Dalam dunia mistik, Buluh Perindu di kenal sebagai senjata yang ampuh untuk membantu di dalam percintaan, Buluh Perindu yang berasal dari sarang burung Elang, namun tak setiap sarang burung Elang memiliki Buluh Perindu, biasanya Buluh Perindu itu terdapat pada saat telur burung Elang itu masih belum menetas, kalau sudah menetas, maka Bulu-Bulu itu biasanya akan patah oleh anak burung Rajawali/Elang sebab dibuat mainan.
Di dalam sebuah sarang, cuma terdapat 5-8 helai, sarang Rajawali/Elang itu bukan sarang yang berada di bebatuan namun berada di ketinggian pohon.
Untuk memperoleh sarang itu, maka bisa dibahyangkan betapa sulitnya meski pun memang telah nyata keberadaannya, sarang burung Rajawali/Elang biasanya berada diujung pohon besar dengan ranting-ranting penyangga yang cuma sebesar ibu jari.
Jenis-Jenis Buluh Perindu
1. Buluh Perindu berwarna Hitam, kemampuannya lebih besar serta mudah di cari
2. Buluh Perindu berwarna Coklat, kemampuannya lebih kecil dan lebih sulit di cari.
Buluh Perindu mempunyai panjang kurang lebih 5-10cm serta mempunyai diameter kurang dari 1 mm, warna dari buluh Perindu ialah Coklat kehitam-hitaman dengan bentuk dasar sama dengan bulu alis mata, ialah pada ujungnya lebih kecil kalau dibandingkan dengan batannya, dia mempunyai sifat yang keras serta gampang patah manakala dia berada di dalam keadaan kering, namun akan menjadi lunak di dalam kondisi basah, fungsinya dari Buluh Perindu itu ialah mempunyai beberapa kegunaan di dalam bidang mistik, pada umumnya kekuatan/aura yang keluar dari bulu itu ialah berwarna putih kehijau-hijauan, ini berarti kekuatan yang paling besarnya ialah sebagai pemikat, maka bisa juga digunakan sebagai media pelaris di dalam berdagang.
Misalkan penggunaan mantera untuk pelet, "Wahai Buluh Perindu getarkan hatinya si (sebut nama) bacaan mantera sama dengan mantera-mantera pengasih lainnya jaran goyang, semar mesem atau juga pengasih Wijoyo Kusuma, maka dengan media Buluh Perindu ini akan diperoleh efek yang lebih mujarab.
Untuk keperluan lainnya ialah menjadi media pelaris di dalam berdagang, maka ditaruhlah Buluh Perindu di etalase atau tempat penyimpanan uang, sangat dipercayai dengan ditaruhnya Bulu Perindu itu, maka para penjualan akan berjalan dengan lancar.
Buluh Perindu punya pasangan sebagai "Bambu Perindu/Bambu Temu" bukan Bambu Pethuk, bambu ini ialah jika batangnya dibelah menjadi 2 serta kemudian keduanya ditempatkan di sungai yang mengalir dengan bersebrangan, maka yang akan terjadi ialah keduanya akan menyatu.
Kedua belahan bambu akan bergerak perlahan-lahan serta kemudian menyatu kembali, belahan bambu itu memang masih ada bekasnya sebab menyatunya kedua belahan bambu ini cuma bersifat menempel saja, ialah pengujian keaslian dengan bantuan alam serta biasanya dilakukan kepada Bambu Perindu.
Bantuk Buluh Perindu
Buluj Perindu bentuknya seperti akar kecil atau cacing kecil biasa digunakan oleh suku Dayak Kalimantan serta Banten, rupanya sebagai ijuk sapu kaku, serta yang paling uniknya Buluh Perindu tersebut bisa berputar sendiri, kian kuat energi yang megang kian kuat ia berputarnya.
Ada juga Buluh Perindu yang bentuknya seperti Banbu Kecil Halus, yang biasanya disebut juga bambu gila, sebab diasalnya dirumpun bambu, tanpa ada angin pun biasanya bambu kecil ini suka bergerak-gerak sendiri secara liar serta ini lebih banyak digunakan oleh suku Melayu, biasanya untuk menyanyi.
Ada juga semacam tali serat yang terdapat dalam batang bambu besar bentuknya seperti senar gitar memanjang biasa digunakan untuk pelaris.
Serta ada pula serumpun bambu mini Buluh Perindu yang tumbuh di batu besar yang oleh salah satu suku Dayak dinamakan dia Buronq/Bambu buta yang ini untuk pelet.
Ada juga sepasang Buluh Perindu yang berwarna keemasan serta ini juga sangat langkah, ini untuk penampilan serta juga pelet.
Ada juga Buluh Perindu langka, sebab seperti dempet atau bercabang dua atau kembar dari intinya yang berbentuk seperti beras yang ini kuat sekali dayanya untuk menimbulkan nafsu birahi.
Demikian artikel dari Cerita Gaib - Mistik Dan Asal Usul Buluh Perindu, saya tutup sampai disini, dan juga silahkan di ikuti pada Cerita Gaib kami yang lainnya dan tentunya tidak kalah menarik untuk di ikuti.



0 komentar:
Posting Komentar